RSS Feed

Kerangka Kerja Bimbingan dengan Pendekatan Tadabbur Al-Quran untuk Pengembangan Karakter Sabar Remaja

Pergulatan antara akal sehat dan keimanan melawan dorongan hawa nafsu akan selalu dirasakan sebagai kondisi dilematis oleh remaja. Pengembangan karakter sabar adalah cara memberdayakan potensi sabar sebagai daya tahan spiritual yang berbasis keimanan kepada Allah, Tuhan yang Mahakuasa. Bimbingan dengan pendekatan Tadabbur Al-Quran dianggap tepat untuk mengembangkan karakter sabar remaja. Oleh karena itu, masalah penelitian dirumuskan untuk menyusun kerangka kerja bimbingan dengan pendekatan Tadabbur Al-Quran yang tepat untuk mengembangkan karakter sabar remaja. Penelitian ini bertujuan menghasilkan kerangka kerja bimbingan dengan pendekatan Tadabbur Al-Quran untuk pengembangan karakter sabar remaja. Merujuk pada tujuannya, penelitian ini berada pada satu kontinum antara penelitian murni dan penelitian terapan. Metode penelitian yang telah diaplikasikan adalah Mix Method dengan Desain Triangulasi: Model Validasi Data Kuantitatif. Metode ini dianggap tepat untuk paradigma pragmatisme seperti yang dianut dalam penelitian ini. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan. Pertama, studi pendahuluan dengan melakukan kajian literatur tentang integrasi bimbingan dengan tadabbur Al-Quran dan kajian empirik tentang status kesabaran remaja dengan melibatkan 357 siswa MAN 1 Bandung Angkatan 2013. Kedua, validasi rasional kerangka kerja hipotetik oleh empat orang pakar. Ketiga, validasi empirik melalui metode eksperimen semu dan desain kelompok kontrol nonequivalent pretest-posttest dan analisa serta interpretasi kualitatif melalui strategi fenomenologi. Keempat, dilakukan diseminasi dan publikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kesabaran telah menjadi gejala umum yang bersifat fluktuatif, dinamis, dan subjekif pada remaja. Aspek-aspek kesabaran yang dirasakan berat oleh remaja adalah mengontrol hasrat seksual, mengontrol amarah destruktif, mengontrol hasrat dipuji dan kesombongan, menjaga tekad, dan mengontrol hasrat menggosip. Ditemukan pula bahwa hakikat sabar adalah proses untuk menjadi penyabar. Merujuk pada hasil validasi empirik, kerangka kerja bimbingan dengan pendekatan Tadabbur Al-Quran terbukti dapat mengembangkan karakter sabar remaja. Faktor-faktor pendukung aplikasi kerangka kerja bimbingan dengan pendekatan Tadabbur Al-Quran antara lain: memperdengarkan ayat-ayat suci Al-Quran yang menyentuh hati, pengisahan hidup orang-orang sabar, pembacaan doa penutup yang menyentuh hati, dan guru BK/konselor sekolah yang kompeten dalam mengimplementasikan bimbingan dengan pendekatan Tadabbur Al-Quran.

Ringkasan hasil risetnya, silahkan unduh di sini!

Wed, 4 Oct 2017 @20:04


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 5+4+2

Welcome
image

Daris Tamin

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Copyright © 2018 daristamin.com · All Rights Reserved